Menginspirasi Masyarakat, Anggota Polda Babel Manfaatkan Limbah Plastik Menjadi Kreasi Bernilai Jual

Bagikan Berita

BangkaBelitung,BERITACMM.com

Anggota Dit Pam Obvit Polda Kep.Babel , Bripka Endang Saputra saat ini menjadi sorotan publik atas keberhasilannya bersama Komunitas Peduli Sampah Kelurahan Air Kelapa Tujuh dalam mengelola sampah plastik menjadi sesuatu barang yang bernilai jual .

Dijelaskannya, Kegiatan yang sudah berjalan memasuki 2 Tahun kebelakang ini dilakukan bermula saat ia masih menjabat sebagai Bhabinkabtinmas di Kelurahan Air Kelapa Tujuh, dengan banyaknya sampah plastik di lokasi tersebut , ia pun memutuskan untuk memanfaatkan limbah itu sebagai barang yang memiliki nilai jual dan masih konsisten berproduksi hingga saat ini, walaupun belum ada bentuk dukungan dari Pemerintah.

“Inspirasi awalnya itu karna kan di kelurahan ini saat itu banyak sampah-sampah plastik, kemudian saya ajaklah si Zulharyansah (Anca) untuk membentuk Komunitas Peduli Sampah, dari situ barulah kita buat limbah plastik ini menjadi bahan yang bermanfaat dan bernilai jual tinggi” Jelas Bripka Endang Saputra saat di Wawancari di lokasi pengelolaan limbah plastik ini, Kamis (21/10/2021)

Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki peran dalam pemanfaatan limbah sampah plastik ini dengan bergabung bersama Komunitas Peduli Sampah agar dari pengelolalan sampah tersebut dapat dijadikan pemasukan tambahan ataupun bisnis baru bagi masyarakat.

Yang tentunya , keikutsertaan masyarakat dalam memanfaatkan limbah sampah itu juga dapat berdampak baik bagi lingkungan yang ada di Bangka Belitung, Khususnya Pangkalpinang.

“Kami juga mengajak anak muda dan masyarakat untuk bergabung dengan kami dengan memanfaatkan limbah plastik ini menjadi kreasi yang memiliki nilai jual tinggi untuk menambah ekonomi masyarakat” Ungkapnya

Untuk diketahui, saat ini Komunitas Peduli Sampah Air Kelapa Tujuh sudah memproduksi Konblok, Gucci, Asbak serta kreasi-kreasi lainnya yang memiliki nilai jual , serta Produk hasil pengelolaan limbah ini memiliki keunggulan tidak mudah pecah seperti Konblok yang terbuat dari pasir ataupun semen.

Sebagai edukasi bagi masyakarat dalam mengelola sampah plastik, Bripka Endang juga menjelaskan proses pembuatan Konblok berbahan sampah plastik tersebut,

Berikut tahapan proses pembuatannya :
Pertama, panaskan Oli bekas atau yang sudah tidak terpakai lagi sekitar 10 menit sampai mendidih
Kedua, Masukan plastik sampah bekas satu persatu , dan diaduk dengan merata
Ketiga, Setelah proses mengaduk telah merata , maka cukup diamkan sekitar 10 menit, lalu dimasukan kedalam cetakan hingga kering


Lebih lanjut, dengan adanya kegiatan yang berdampak baik bagi lingkungan dan bernilai jual tinggi, Diharapkannya pihak Pemerintah dapat lebih serius dalam mendukung hal ini.

“Kami mohon bantuan dari Pemerintah maupun Dinas terkait agar dapat membantu kami berkreasi dalam pemanfaatan limbah plastik ini , entah itu alat produksi karna kendala kita ini di alat produksi , tidak ada dana kita pak, dengan kondisi sekarang ini sulit sekali bisa menghasilkan kuantiti yang diminta Konsumen” Harap Bripka Endang Saputra

(jek)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *