Open Pit Nam Salu Menjadi Potensi Pemulihan Ekonomi

Bagikan Berita

BelitungTimur,BERITACMM.com

Menggunakan rompi dan helm standar operasional pertambangan timah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mempersiapkan diri mengunjungi Open Pit Nam Salu di Desa Penyubok, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (26/02/2022).

Kehadiran Menteri Sandi ke Open Pit Nam Salu didampingi Ketua Dewan Pembina Gerakan Ekonomi Kreatif Babel, Melati Erzaldi mewakili sang suami, Gubernur Erzaldi Rosman yang sedang dalam perjalanan menuju Kecamatan Kampit.

“Ingat posting, ingat Belitung!!!” Ungkap Menteri Sandi usai mengunjungi Pusat Informasi Geologi Pulau Belitong.

Hal ini disampaikan Menteri Sandi, didasari atas kenyataan bahwa berbagai perangkat elektronik dan perangkat teknologi seperti handphone yang memiliki komponen berbahan dasar timah, yang berkembang di dunia saat ini berasal dari Bangka Belitung.

Berlatar belakang Geosite Open Pit Nam Salu, Menteri Sandi mengatakan ada 21 geosite di Indonesia, dan Belitong satu-satunya geosite berbentuk kepulauan yang memperoleh nilai tertinggi dan memiliki kekayaan laut sebagai pulau-pulau kecil peninggalan purba. Sejak zaman kolonial belanda, Open Pit ini merupakan tambang timah terbesar dan pertama di Asia Tenggara.

“Berpotensi sekaligus menjadi tantangan yang perlu dikembangkan ke depan. Open Pit ini terbentuk 300 juta tahun lalu, sebelum Jurasic Park bahkan lebih tua usianya dibanding zaman dinosaurus,” terangnya.

Kepada Bupati-Bupati di Belitung, Menteri Sandi mengingatkan, pengelolaan geosite ini harus dikembangkan secara berkelanjutan atau sustainable menjadi pemicu kebangkitan ekonomi, dengan adaptasi dan kolaborasi serta bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan G20 kita bisa mempercepat pemulihan ekonomi kita, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat kita di senyubok,” tegasnya menyampaikan bahwa ini saatnya semua pihak bersama bergandengan tangan untuk mempercepat akselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi, melalui potensi kekayaan Belitong.

Rasa syukur diungkapkan Bupati Belitung Timur, Burhanudin karena akhirnya Menteri Sandi bisa melihat langsung ke Open Pit Nam Salu ini.

“Kehadiran beliau tentu menjadi spririt dan gairah sektor kepariwisataan dan semua pihak mendapat inspirasi. Terima kasih pak Menteri,” Ungkap Bupati Aan.

Sementara, Kehadiran Menteri Sandi bagi Bupati Belitung, Sahani Saleh, lebih untuk mengingatkan kepada masyarakat Belitung, bahwa geosite-geosite di Belitong harus dijaga bersama, khususnya Open Pit Nam Salu yang menjadi salah satu andalan. Geosite ini diharapkan menjadi tempat edukasi tentang sejarah pertimahan di dunia. Bahwa timah adalah mineral bagi perkembangan dunia untuk kemajuan teknologi.

“Geosite, baik di Belitung maupun Belitung Timur tidak terpisahkan lagi, disebut Belitong,” ungkapnya bahwa Belitung dan Belitung Timur tidak membedakan kepemilikan dan tanggungjawabnya atas anugerah UNESCO Global Geopark Belitong. 

“Timah ini kemajuan IT di dunia, tanpa timah mungkin signal-signal tidak ada. Belitong salah satunya yg berkontribusi bagi dunia,” ungkapnya menambahkan.

(Jek/rlls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.