FKPT Bersinergi Dengan DPRD Tekan Potensi Penyebaran Paham Radikal Babel

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan audiensi dari Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Babel di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi. Jumat (4/3/2022).

Dalam pertemuan tersebut FKPT Babel berkoordinasi kepda DPRD dalam pencegahan radikalisme di Bangka Belitung serta memamparkan hasil survei terkait potensi masyarakat Bangka Belitung terhadap paham radikalisme.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Amri cahyadi yang menyambut kunjungan tersebut mengaku terkejut akan hasil survei yang di paparkan oleh FKPT Babel.

Pasalnya, Menurut hasil survei tersebut Provinsi Bangka Belitung mempunyai potensi yang cukup besar akan terpaparnya paham radikalisme terkhusus dari anak – anak usia didik dan para tenaga pendidik.

” Menurut survei yang disampaikan tadi Provinsi kita rawan terhadap radikalisme, potensi penguatan paham radikalisme di Bangka Belitung ini lumayan tinggi,  baik terhadap anak – anak diusia pendidikan, maupun para pendidiknya, ” Jelas Amri.

Dilanjutkan Amri, Bahwa survei yang dilakukan FKPT tersebut merupakan hasil survey dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018.

“Tentunya sangat mengejutkan, karena hasil tersebut bukan hanya dari satu kali survei, tapi ini adalah hasil survey teman – teman FKPT dari tahun 2015 sampai 2018,” Lanjutnya.

Selain memaparkan hasil survei tersebut, FKPT Babel juga menyampaikan surat rekomendasi dari mendagri tentang optimalisasi peran pemerintah daerah dalam penanggulangan terorisme.

Dalam surat rekomendasi tersebut pemerintah daerah diminta untuk membantu dan memberikan fasilitas penganggaran dalam memerangi paham radikalisme di daerah.

“Kami sangat mendukung program pemberantasan radikalisme ini tentunya mengacu pada surat edaran Mentri ini, maka dari itu saya menyarankan agar teman – teman FKPT segera mengajukan usulan untuk oprasional kegiatan dalam pencegahan radikalisme di Bangka Belitung ini, ” jelas Amri.

Amri juga mengatakan pihaknya menyarankan agar FKPD Babel tidak hanya berkerja sama dengan satu OPD, mengingat cakupan potensi terpapaparnya paham radikalisme yang cukup luas.

” Kami juga menyarankan pada teman – teman FKPT agar tidak hanya bermitra dengan Kesra saja, karena dalam survey tersebut pootensi terpaparnya radikalisme adanya di anak – anak pada usia didik dan tenaga pendidik, maka ada baiknya Dinas Pendidikan turut disertakan dalam program pencegahan radikalisme kedepannya, “. Kata Amri.

Menurut Amri, di era globalisasi seperti sekarang ini sangat penting dalam penanaman ideologi kebangsaan seperti pemahaman Pancasila sebagai ideologi negara.

” Kita tidak perlu lagi mempertanyakan dan memperdebatkan negara kita karena NKRI sudah kita sepakati bersama dengan Pancasila sebagai ideologi negara, ” Tutur Amri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.