Gaungkan Gerakan Bangga Buatan Indonesia, Babel Menjadi Prioritas Kemendag RI

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Kementrian Perdagangan RI menggelar sosialisasi dan seminar pengembangan merk (Rebranding) Produk Dalam Negeri, di Hotel Novotel secara virtual, Jumat (18/03/2022).

Dalam hal ini, Koordinator P2DM Kementerian Perdagangan Septo Soepriyatno mengaku terkesima dengan antusiasme masyarakat Babel.

Dijelaskan Septo, kegiatan Rebranding ini bertujuan untuk memperbaharui atau mengarahkan para pelaku-pelaku usaha dalam pengemasan hingga logo usaha, agar dapat memiliki daya saing di dalam negeri

“Sebanyak 130 UMKM untuk kegiatan ini, semuanya antusias sekali. banyak dari wilayah Bangka Selatan dan Bangka Barat itu berusaha untuk hadir, bahkan ada dari Belitung yang hadir untuk mengikuti program pengembangan merek ini, hal ini menunjukan semangt daya juang UMKM untuk bangkit semenjak pandemi Covid-19 ini,” jelas Septo.

“Harapannya terhadap Brand-Brand merek baru bisa kita perbaiki logonya sehingga bisa memiliki nilai daya saing produk dalam negeri itu sendiri,” sambung Koordinator P2DM Kementerian Perdagangan RI.

Selain itu, Ia juga menyampaikan untuk pengembangan merk ini, pihaknya menargetkan enam puluh rebranding produk dalam negeri, khusus untuk Bangka Belitung sendiri ditargetkan tiga puluh merk yang akan di rebranding serta kuota sisanya akan diisi oleh wilayah-wilayah di seluruh Indonesia.

“Target kita itu 60 rebrandring merek dalam negeri, khusus di Babel kita minta 30 merek untuk di rebranding sisanya untuk seluruh indonesia. Ini wujud komitmen kita dari Kementrian Perdagangan terhadap gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Babel,” ujar Septo Soepriyatno.

Untuk diketahui, dari saat pertama program rebranding ini diluncurkan oleh Presiden RI, Joko Widodo Pada (14/03) lalu, jumlah UMKM yang melakukan penjualan secara online terus meningkat. Tercatat hingga saat ini sebanyak 17 juta UMKM yang telah bergabung secara online se-Indonesia.

Septo berharap, di Era Digitalisasi saat ini, jumlah UMKM yang memanfaatkan platform digital dalam pemasarannya akan terus meningkat.

“Kita harapkan di Babel ini juga terus meningkat, UMKM yang memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya secara online,” pungkasnya.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.