Pembangunan Dermaga Pongok Tuai Kontroversi, Pekerja Minta Sisa Gaji Segera di Bayarkan!

Bagikan Berita

BangkaSelatan,BERITACMM.com

Pembangunan dermaga Desa Pongok, Kabupaten Bangka Selatan tuai kontroversi.

Pasalnya, Terhitung sejak 3 bulan rampungnya pembangunan dermaga di pulau pongok yang menelan anggaran kurang lebih 2,9 miliar rupiah tersebut, hingga kini upah para pekerja belum dibayarkan sepenuhnya.

Salah satu pekerja pembangunan dermaga tersebut dan juga masyarakat Pulau Pongok, Rahman mengatakan kalau dirinya sendiri saja hingga saat ini, upah yang belum dibayarkan kepadanya senilai Rp 5.000.000 (lima juta rupiah).

Namun, jika di totalkan dengan para pekerja lainnya dan material yang belum dibayarkan, maka mencapai hingga Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

Dijelaskan Rahman, saat dimintai keterangan mengenai pencairan upah ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka Selatan, hingga saat ini tak kunjung ada kepastian.

“Dari pemerintah ini dananya kurang, kalo selesai pembangunan dijanjikan cash duit, sampai sekarang 3 bulan lebih gak pernah dibayar, berapa kali ku ngebell ke atasan sanin ,jadi cemane kami ne, kami kerja mikir dermaga ini biar bagus, panas terik kita kerja sampe selesai, tau-tau biaya e dakde keluar,” jelasnya.

Rahman berharap kepada dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kabupaten Bangka Selatan ataupun stakeholder terkait   agar para pekerja dan material yang masih terhutang untuk segera dibayarkan.

“Karena biasanya kalo proyek pemerintahan rampung, segala urusan pembayaran baik para pekerja maupun material juga ikut rampung,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka Selatan, Achmad Ansyori mengarahkan para pewarta untuk langsung menanyakan hal ini kepada petugas pelaksana kerja.

“Silakan tanyakan langsung ke PPK ok, ku cube ngehubungi tadi belum di bales,” ungkapnya sembari memberikan kontak dari PPK tersebut melalu via whatsup, Jumat (08/04/2022)

Lebih lanjut, saat ingin dimintai keterangan perihal ini, selaku PPK bernama Budi saat dihubungi via telpon seluler dan via whatsup, belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.