Sekda Radmida Tekankan Para ASN Untuk Tidak Menyimpang Dalam Penggunaan Medsos

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam menekankan aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh perangkat khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk lebih berhati-hati dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi seperti media sosial.

Hal ini disampaikannya, saat menghadiri Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) di Ruang Pertemuan Lantai 1 (OR) Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (06/06/2022).

“Digitalisasi jika dipergunakan tidak dengan baik dan benar ini juga akan menyimpang ke hal-hal yang negatif, saya berharap kegiatan ini diikuti dan diterapkan hasilnya,” ungkap Radmida.

Dikatakan Radmida, Pegawai harus memperhatikan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PP nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar tidak dilanggar oleh ASN.

Terlebih Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 137 tahun 2018 tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial bagi ASN.

“Sanksi tegas siap diberikan apabila ASN melanggar dalam Medsos,” katanya.

Dijelaskan juga oleh Sekda Pangkalpinang ini, bahwasannya postingan di media sosial akan meninggalkan jejak digital, maka ia mengimbau agar bijak menggunakan medsos. Jangan sampai memposting sesuatu hal yang salah dan baru sadar setelahnya.

Apalagi sampai menggunakan medsos untuk mencari permusuhan, mendiskreditkan serta menyebar isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), hal itu dinilai tidak perlu.

“Jadi harus berhati-hati dalam memposting sesuatu karena itu harus disikapi dengan bijak, Jangan juga kita nanti terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE-Red) karena semua ada sanksinya,” tegas Radmida.

Lebih lanjut, Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, karna menurut Radmida, kegiatan tersebut sangat penting di era 4.0 karna ada banyak hal-hal positif yang dapat diambil pada kemajuan zaman dewasa ini, namun terdapat pula hal negatif jika disalahgunakan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak sampai berhenti disini saja karena kegiatan ini sangat penting sekali, dimana era 4.0 ini telah membawa mimpi kita menjadi nyata, jarak yang begitu jauh menjadi dekat, medsos ini kalo tidak diarahkan benar-benar bisa juga menyimpang, jadi gunakanlah era digitalisasi ini dengan sebaik-baiknya yang bermanfaat bagi kita, bagi pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.