Geruduk Kantor Disnaker Babel, Ratusan Anggota SPSI Tuntut Hal Ini!

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Ratusan anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) wilayah Bangka Belitung menggelar aksi damai, di Halaman Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Babel, Rabu (10/08/2022).

Dalam hal ini, Ketua SPSI wilayah Babel, Darusman dalam orasinya menyampaikan, ada beberapa hal yang menjadi tuntutan oleh SPSI, yakni :

  1. Tolak Omnibus law
  2. Penegakan hukum ketenagakerjaan yang masih lemah
  3. Tolak upah murah
  4. Tolak PKWT yang berkepanjangan
  5. Stabilkan harga sembako
  6. Fungsikan peran legeslatif (DPRD) khususnya komisi IV yang membidangi ketenagakerjaan
  7. Fungsikan LKS Tripartit Provinsi, Kabupaten dan Kota
  8. Tingkatkan perhatian kepala daerah Gubernur Kabupaten Kota

“Itulah yang ingin kami sampaikan, kami menolak Omnibus Law yang ada di UU cipta kerja, yang tentunya sangat merugikan kami para pihak buruh/pekerja,” ungkap Darusman.

Dikatakan Darusman, kegiatan yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia ini memang rencannya akan dilakukan di DPRD Babel, akan tetapi mereka merasa tak percaya lagi dengan para wakil rakyat tersebut lantaran aspirasi yang sempat mereka sampaikan dalam beberapa waktu lalu juga hingga saat ini tak pernah ditanggapi sesuai dengan yang pihaknya harapkan.

“Kami tidak butuh DPRD Babel khususnya komisi IV, Kami hanya ditampung, hanya didengar tapi kami tidak dapat butir-butir apa yang kami harapkan,” kata Ketua SPSI ini.

Ia juga menegaskan bahwa dalam menjalankan aksi ini pihaknya tidak dimotori oleh partai politik manapun, dan hal itupun dapat dipertanggung jawabkan pihaknya.

Lebih lanjut, dirinya berharap Disnaker Babel dapat menyampaikan segala aspirasi oleh pihaknya ini kepada Kementerian, khususnya penolakan terhadap UU Omnibus Law ini.

“Untuk Omnibus Law, kami berharap dinas terkait khususnya Disnaker Babel dapat menyampaikan aspirasi/tuntutan kami ini kepada Kementerian, jangan cuma omdo (omong doang-red) dan jangan cuma ngomong saja,” tegas Darusman.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.