Suka Cita Pelaku Pariwisata dan Perhotelan Belitung Menyambut G20

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Perhelatan Group Of Twenty (G20) yang akan berlangsung di Kabupaten Belitung pada 7-9 september 2022 mendatang diharapkan oleh semua pihak dapat memberikan dampak positif bagi perekenomian, tak terkecuali para pelaku pariwisata dan perhotelan.

Dalam hal ini, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Belitung, Jovita mengatakan bahwa upaya Pemerintah Pusat dengan menggelar Forum Internasional G20 yg salah satunya diadakan di Belitung, tentu saja membawa angin segar bagi masyarakat Belitung khususnya Pariwisata.

Apalagi menurutnya, saat pandemi Covid-19 lalu berbagai kebijakan dari Pemerintah Pusat guna mengurangi laju penyebaran pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi perekonomian pariwisata Belitung, yang diketahui sangat tergantung pada turis domestik dan mancanegara.

“Hal ini tentu saja membawa bangkitnya kawan-kawan restoran dan rumah makan yang tadinya sempat istirahat sementara karena pandemi,” kata Jovita kepada beritacmm.com, Rabu (10/09/2022)

“Sisi ketenagakerjaan pun mulai meningkat dengan naiknya tingkat hunian dan kunjungan sebagai efek dari G20.
Hal ini mendorong owner dan manager untuk berusaha memenuhi kuota serta standar pelayanan kesehatan sesuai arahan pemerintah bagi lancarnya pelaksanaan G20 nanti,” lanjutnya.

Dijelaskan Jovita, bagi para tamu inti delegasi G20 memang nantinya akan terfokus pada satu tempat saja, akan tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan perhotelan-perhotelan lainnya juga akan diisi para tamu-tamu diluar delegasi untuk turut memeriahkan kegiatan bertaraf internasional tersebut.

“Untuk ini (tamu Delegasi-red) akan dipusatkan ke Seraton,” jelasnya.

Ia berharap, perhelatan G20 dapat menjadi tonggak kebangkitan perekonomian masyarakat belitung pasca pandemi covid-19 ini.

Selain itu, Jovita juga berharap, melalui G20 ini keindahan pariwisata Belitung khususnya dapat lebih dikenal hingga ke mancanegara.

“Tentu saja agar Belitung lebih dikenal di mancanegara serta sebagai langkah awal untuk kebangkitan perekonomian Belitung setelah pandemi 2 tahun terakhir. Setelah G20 berakhir juga dapat membawa dampak nyata bagi pemulihan perekonomian Indonesia, khususnya Belitung,” pungkas Ketua PHRI Belitung.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *