Sekolah di Pangkalpinang Bakal Bertambah, Dindik Babel Targetkan Pembangunan Terealisasi Pada Tahun Depan

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Dinas Pendidikan Babel menargetkan pembangunan sekolah SMA Negeri 5 Pangkalpinang akan mulai berjalan pada tahun 2023 mendatang.

Dimana salah satu sekolah baru yang akan didirikan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) ini rencananya akan di bangun di Daerah Kampak, Kelurahan Kerabut, Kota Pangkalpinang.

Demikian hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Babel, Ervawi kepada beritacmm.com, di Kantor DPRD Babel, Senin (10/10/2022).

“Kita akan bangun sekolah baru juga di 2023, di Pangkalpinang dalam waktu dekat SMA Negeri 5 akan kita bangun di daerah Kampak, nah ini insyaallah akan kita bangun pada tahun 2023 juga,” kata Ervawi.

Dipilihnya daerah Kampak menjadi salah satu tempat didirikan sekolah baru ini, lantaran Menurut Ervawi, banyaknya limpahan dari sekolah sekitar yang justru mengarah ke daerah tersebut.

“Kenapa dipilih daerah Kampak karna daerah Kampak itu penduduknya padat kemudian limpahan (siswa-red) dari SMA N 1 dan SMA N 3 itu arahnya di Kampak, kemudian limpahan dari SMA N 4 juga arahnya ke Kampak, jadi karna situasi seperti itu kita bangun di Kampak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dijelaskan Ervawi, yang menjadi kendala pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang hingga saat itu yaitu belum adanya lahan yang dinilai cocok untuk pembangunan sekolah.

Selain itu pula, harga tanah ataupun pembebasan lahan di daerah kota yang dinilai cukup tinggi juga tak luput menjadi hambatan dalam pembangunan sekolah baru di kota beribu senyuman tersebut.

“Lahan dikampak itu sebenarnya sudah dapat, tapi setelah kita koordinasikan dengan PU ternyata tanah itu tidak layak karna gambut ataupun banyak mengandung air, jadi kita cari yang lebih sesuai, cuma kan tanah di Pangkalpinang ini harganya masih tinggi, yang hibah tidak mau, itu yang terjadi di pangkalpinang,” jelas Kadindik Babel.

Lanjut Ervawi, terkait dengan rencana hibah lahan dari Pemkot Pangkalpinang hingga saat ini pihaknya belum mengetahui pasti, akan tetapi, jikapun Pemkot Pangkalpinang tak bersedia menghibahkan lahannya untuk pendirian sebuah sekolah maka pihak Pemprov Babel siap menganggarkan untuk pembebasan lahan tersebut.

“Kalo hibah dari Pemkot Pangkalpinang itu pun kalo dapat, kalo tidak akan kita anggarkan, Justru itulah Pemkot sekarang ini masih penjajakan, paling tidakkan tanah itu harus 2,5 hektar, kalopun tidak ada terpaksa kita harus menganggarkan dari APBD kita untuk pembebasan lahan,” tutup Ervawi.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *