Wujud Nyata Realisasi Program Bantuan Hukum, Masyarakat Kembali Datang ke Kanwil Kemenkumham Babel

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Program Bantuan Hukum merupakan program prioritas nasional untuk masyarakat miskin yang membutuhkan jasa pengacara gratis dalam menghadapi masalah hukum yang menjeratnya. Kanwil kemenkumham Babel sendiri menjalankan tugas sebagai penyelenggara bantuan hukum di daerah untuk memastikan program berjalan dengan maksimal.

Kali ini, ada masyarakat yang pada tahun 2021 yang lalu datang konsultasi dan meminta bantuan hukum, kembali datang pada tahun 2022 ke kantor Wilayah Kemenkumham Babel.

Namanya ibu Elvi yang pada tahun 2021 yang lalu meminta bantuan hukum untuk keluarganya yang tersangkut masalah hukum penyalahgunaan narkotika. Ibu Elvi menyampaikan bahwa pelayanan Bantuan Hukum yang didapatkan pada tahun 2021 yang lalu sangat memuaskan, maksimal pendampingannya dan tanpa biaya yang dikeluarkanya kepada pengacara.

Pada akhirnya, keluarganya yang dibantu mendapatkan vonis yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan yang dilayangkan.

Pada saat ini, ibu Elvi kembali datang dan membawa keluarga nya yang bernama Bapak suhardin. Bapak Suhardin sendiri memiliki masalah hukum dimana anaknya sudah 2 bulan ditahan terkait dengan masalah penyalahgunaan Narkotika. Mereka ditemui langsung oleh JFT Penyuluh Hukum, Riski Amalia dan JFU di lobby Kantor Wilayah.

“Kanwil kemenkumham Babel bekerjasama dengan 8 OBH yang telah terakreditasi di wilayah Prov. Babel untuk melayani masyarakat miskin dalam menghadapi masalah hukumnya” ujar Riski Amalia.

Lebih lanjut direkomendasikan salah satu OBH yang domisilinya lebih dekat dengan Bapak Suhardin sehingga aksesnya akan lebih dekat dan mudah.

“Silahkan untuk Bapak Suhardin untuk meminta layanan Bantuan Hukum kepada OBH tersebut dengan melengkapi syarat yaitu SKTM dan identitas diri” ujarnya.

Segala sesuatu permintaan dari pemohon bantuan hukum silahkan untuk disampaikan secara langsung kepada pengacara OBH yang bersangkutan nantinya. Harapannya dengan mendapatkan pendampingan pengacara, akan memberikan akses keadilan dan mewujudkan asas equality before the law bagi masyarakat yang menghadapi masalah hukum.

Maksimalnya pelayanan dan rasa puas masyarakat terhadap layanan Bantuan Hukum, merupakan wujud nyata realisasi program Bantuan Hukum di tengah-tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *