Tolak Permintaan Maaf dari Terdakwa, Pemilik Toko Neneng Minta Proses Hukum Terus Dilanjutkan

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Pemilik Toko Neneng yakni Irawan alias Haji Bujang secara tegas menolak permintaan maaf dari dua terdakwa Roni dan Abu Hayat.

Demikian hal ini disampaikan Haji Bujang dalam sidang lanjutan kasus perkara penadahan barang yang dilakukan oleh kedua terdakwa, di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, Kamis (10/11/2022).

“Secara agama kami memaafkan, tapi secara hukum kami minta untuk tetap di lanjutkan,” kata Bujang dalam persidangan.

Sementara itu, pada sidang kali ini, Kedua terdakwa yakni Roni dan Abu Hayat sempat berdalih, bahwa keinginan membeli barang hasil penggelapan dari mantan karyawan Toko Neneng itu lantaran merasa kasihan kepada kurir yang telah membawakan barang-barang berupa sembako tersebut.

Walupun pada akhirnya, mereka mengaku selisih harga saat membeli langsung di Toko Neneng dengan membeli kepada mantan karyawannya yang jauh lebih murah, jadi salah satu faktor transaksi tersebut dapat terjadi berulang-ulang kali.

“Awalnya karna mereka (mantan karyawan Toko Neneng) minta tolong dan kebetulan barang yang ditawarkan ini barang yang memang kita dibutuhkan seperti gula, gandum dan minyak goreng. Ya, juga karna ada keuntungan dari pembelian barang ini,” ungkap Abu, salah satu terdakwa saat memberikan keterangan.

Lebih lanjut, atas perbuatannya ini, kedua terdakwa mengakui menyesal dan juga akan membawa saksi pada sidang selanjutnya pada Senin (14/11) nanti. Tentu hal ini guna meringankan pihaknya dalam proses perkara yang dihadapi kedua terdakwa tersebut.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *