BeritaDaerahNasionalPemerintahan

Polemik TPU di Kelurahan Air Kelapa Tujuh Belum Menemui Titik Terang?

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Keberadaan tempat pemakaman umum (TPU) di RT 8 Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota  Pangkalpinang, hingga saat ini masih menjadi perhatian publik dan nampaknya belum menemui titik terang dalam penyelesaian polemik tersebut.

Pasalnya, di tengah penolakan sejumlah warga, saat ini sudah dihuni oleh tiga makam di lokasi lahan yang sedang digarap tersebut.

Tak hanya itu, para warga sekitar juga mempertanyakan legalitas lahan pemakaman tersebut, yang diduga bukanlah milik Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Menyikapi polemik yang terjadi ditengah-tengah masyarakat ini, Walikota Pangkalpinang, Maulana Aklil mengatakan, bahwa pihaknya sedang mencari cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Dirinya juga telah mengarahkan kepada beberapa Kepala OPD untuk berdiskusi langsung dengan masyarakat, agar dalam pembangunan TPU itu tidak merugikan pihak manapun.

“Itu sedang berproses, Kepala DLH kami, PUPR, Camat, Lurah, lagi mencari jalan terbaik, hari ini lagi ada pertemuan mereka,  diselesaikan dong dengan cara baik-baik.
Makanya hari ini saya perintahkan DLH, PUPR, Camat, Lurah, bersama-sama memecahkan persoalan yang ada itu dengan cara yang baik-baik,” ujarnya, Rabu (02/08/2023) kemarin.

“Mudah-mudahan semua berjalan baik,  diskusi sehingga bisa memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada itu,” sambung Pria yang akrab disapa Molen ini.

Selain itu, dirinya menerangkan, bahwa sebenarnya sudah memiliki tempat lain untuk pembangunan TPU bagi masyarakat ini, dimana lokasi tersebut berada di belakang Lapas Kota Pangkalpinang dengan luas 4,8 hektar.

Lebih lanjut, menurutnya, polemik yang terjadi saat ini juga merupakan hal yang biasa dan akan dapat segera meredam apabila sudah dilakukan sosialisasi terus menerus kepada masyarakat.

“Saya rasa penolakan itu pasti ada sedikit namun kita berpikir untuk keselurahan saya rasa kalo di sosialisasikan dengan baik masyarakat akan mengerti itu,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pada Kamis (03/08/2023), terkait hasil pertemuan dengan masyarakat dan kepala OPD pada Rabu (02/08/2023) kemarin, Lurah Air Kelapa Tujuh Basori, belum memberikan jawaban apapun hingga berita ini diturunkan.

Hingga saat ini pun kami masih menunggu jawaban dari pihak terkait, agar dalam pemberitaan yang dimuat ini dapat menghasilkan informasi yang akurat bagi seluruh masyarakat.

(JK)

Sumbe foto : kabin.online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *