BeritaDaerahNasionalOlahraga

Penyelenggaraan BNI Sirnas B di Babel Sukses, Ketum PBSI Berikan Apresiasi

Bagikan Berita

PANGKALPINANG,BERITACMM.COM

Turnamen Bulutangkis BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) B tahun 2023 yang berlangsung di Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel) 9-14 Oktober 2023 resmi ditutup.

Diketahui, BNI Sirnas B sendiri merupakan agenda tahun Persatuan Bulutangkis Seluruh Indoesia (PBSI). Dimana Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Babel berkesempatan mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggara yang diikuti sebanyak 442 atlet dari 82 club dari 38 provinsi se-Indonesia.

Suksesnya penyelenggaraan BNI Sirnas B 2023 di Pangkalpinang mendapat apresiasi dari Ketua PBSI Agung Firman Sampurna, yang sengaja hadir untuk menutup BNI Sirnas B 2023.

“Saya apresiasi ke PBSI Babel yang sukses selenggarakan BNI Sirnas B, serta dukungan pemerintah daerah,” ucapnya saat menyampaikan sambutan menu tup BNI Sirnas B.

Ia menyebutkan, bahwa event ini merupakan ajang profesional yang menjadi kalender rutin PBSI. Turnamen bulutangkis berskala nasional yang menjadi ajang unjuk gigi para pebulutangkis muda potensial.

Gelaran itu sekaligus menjadi tolak ukur pembinaan bulutangkis nasional sekaligus ajang buat para atlet dalam menjaring poin nasional dan pematangan atlet-atlet muda potensial.

“Selamat kepada pemenang, kepada yang belum berhasil saya harap tidak berkecil hati. Karena akan ada kesempatan yang lebihbesar. Terus lah berkibar!,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Pengprov Babel Johan Daniel mengaku bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan BNI Sirnas B di Pangkalpinang. “Kami selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih atas partisipasi atlet dan club. Tidak lupa saya ucapkan juga mohon maaf jika ada kekurangan selama pelaksanaan,” tuturnya.

Johan mengakui, di BNI Sirnas B pebulutangkis Babel belum bisa bersaing dengan club-club papan atas Nasional. Namun ia bangga dengan kepercayaan diri para atlet di Babel. “Ya memang, atlet kita belum bisa bersaing, tapi ingat, ini adalah pengalaman berharga bagi pebulutangkis di Babel, tinggal maksimalkan lagi pembinaan dan pelatihannya,” tutup Johan.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *