BREAKING NEWS : Berikut Kronologis Kaburnya Seorang Narapidana Dari Tahanan Lapas Narkotika Pangkalpinang

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Setelah membenarkan adanya dugaan Seorang Narapidana bernama Ruslim yang melarikan diri dari Tahanan Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang.

Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang Sugeng Hardono A.Md.I.P., S.H., M.M membeberkan kronologis dari lolosnya Narapidana dari penjagaan ketat di Lapas tersebut.

Menurutnya, Narapidana bernama Ruslim ini dapat kabur setelah dibantu dengan alat yang tidak terduga yaitu Pipa Paralon sepanjang 2,5 Meter.

IMG20220214121629 1
Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang Sugeng Hardono A.Md.I.P., S.H., M.M

“Jam 18.00 melarikan diri. Setelah kami melakukan olah TKP lapangan yang bersangkutan ini dibantu dengan alat yang tidak pernah kita duga-duga yaitu Pipa Parolan sepanjang kurang lebih 2,5 Meter” Bebernya saat menggelar Konfrensi Pers di Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang, Senin (14/02/2022)

“Modusnya ini jam 16.15 kemarin cuaca di Selindung kan hujan lebat, yang bersangkutan berhasil mengelabui petugas penjagaan di blok Teuku Umar, setelah itu Ia melewati tempat air merambat ke tembok dan turun dari tembok setinggi kurang lebih 3 Meter. Berhasil melewati tembok itu yang bersangkutan manjat pagar Ornames setinggi 7 meter. Dibantu dengan alat Pipa Parolan tadi dan berhasil kabur” Jelas Ka.Lapas Narkotika Pangkalpinang

Saat ini, Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang bersama Satuan Polres Pangkalpinang sedang berada di lapangan guna melacak keberadaan tersangka.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan pihak Lapas Narkotika Pangkalpinang dalam mempersempit ruang gerak dari Narapidana ini yaitu dengan menutup pintu keluar masuk ke Kota Pangkalpinang serta memperketat penjagaan di pelabuhan-pelabuhan tikus ataupun resmi.

Lebih lanjut ,Pasca kejadian ini Sugeng Hardono menegaskan akan meningkatkan pengawasan serta mempertebal jadwal patroli di lingkungan Lapas Narkotika guna mengantisipasi hal-hal seperti ini tidak terulang kembali.

“kegiatan pembinaan masih berjalan normal, kami akan meningkatkan pengawasan, mempertebal jam-jam patroli yang tadinya sehari 4kali kita pertebal jadi 6-8 kali agar hal-hal seperti ini dapat kita antisipasi” Tungkasnya

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.