BeritaDaerahNasionalPemerintahan

Dua Jalan Provinsi di Pulau Belitung Akan Segera Dilakukan Pelebaran

Bagikan Berita

Pangkalpinang,BERITACMM.com

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Kep Babel) melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Babel bakal menggelontorkan dana kurang lebih sekitar Rp 10 miliar untuk  melakukan pelebaran jalan di dua titik lokasi jalan provinsi yang ada di pulau Belitung.

Adapun kedua jalan tersebut yakni Jalan Badau – Dendang sepanjang 2,4 Kilometer dan juga Jalan Padang.

Kepala DPUPRPRKP Babel, Jantani Ali mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu bukti kesigapan Pemprov Babel dalam menyikapi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pembangunan jalan.

“Jadi ditahun ini, di anggaran induk, sudah kita anggarkan Rp 3 miliar pak, sudah dilaksanakan namun belum maksimum, hanya kurang lebih satu kilo meter saja,” ungkap Jantani Ali kepada media ini, Jumat (22/09/2023).

“Tapi ABT ini kita anggarkan Rp 10 miliar pak, jalan Badau – Dendang dan Padang. jadi nanti itu kita liat spotnya, biar sesuai dengan kebutuhan,” sambungnya. 

Lanjut Jantani, pihaknya juga akan sesegara mungkin berkoordinasi dengan pihak desa-desa terkait dalam perealisasian perbaikan jalan yang sudah ditentukan tersebut.

“Kami juga nanti sebelum pelaksanaan ABT ini pihak DPUPRPRKP Babel akan sesegara mungkin berkoordinasi dengan pihak desa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, keinginan untuk adanya dilakukan pelebaran jalan provinsi di wilayah Belitung memang sempat disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Badau, Irawan Sumantri, pada saat kunjungan Pj Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu dalam Program Gule Kabung, yang dilaksanakan di Desa Badau pada Rabu (20/09/2023) kemarin.

Menurut Irawan, jalan provinsi khusunya di desa Badau perlu dilakukan pelebaran lantaran sempit, ketimbang jalan-jalan provinsi yang ada di wilayah lain.

Bahkan, lanjut Irawan, apabila anggaran Pemprov Babel tidak mencukupi untuk melakukan pelebaran menggunakan aspal, pihaknya memberikan alternatif untuk di semen saja.

“Kalopun misalnya tidak bisa lantaran anggarannya masih jauh, ada alternatif lain kami minta disemen yang dipinggir jalannya itu pak,” ungkap Irawan.

(Jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *